Ketika Darren sudah hampir sampai, ia mendengar suara meringik seorang perempuan dan samar – samar tertangkap suara lelaki yang sedang menggerutu. Darren berhenti melangkah, ia memandang sekelilingnya ingin tahu dari mana sumber suara itu, sampai akhirnya dia merasa kalau suara itu berada di depannya. “ Jangan – jangan..“ Mata Darren melebar, ia langsung berjalan cepat ke arah rumah Bunga. Rio masih berusaha membuka baju Bunga tetapi agak kesulitan karena gadis itu terus saja memberontak. Proses yang Rio lalui tidak mudah sebab dia mendapat cakaran bahkan pukulan dari Bunga. Darren sudah berada di depan rumah Bunga, ia semakin mendengar jelas suara itu dari dalam, tanpa berfikir panjang lagi Darren bergerak cepat masuk ke dalam karena kebetulan pintu tidak terkunci. Darren sempat mem

