Setelah selesai mengganti pakaiannya, Bunga kembali duduk di hadapan Darren. Darren memberanikan diri untuk memandang Bunga karena gadis itu sudah mengganti pakaiannya, ia lihat leher gadis itu agak memerah. “ Apa dia melukai lehermu? “ tanya Darren karena dia baru tersadar setelah di tegaskan kembali ada luka memerah pada leher gadis itu. “ Ah? “ Bunga memegang lehernya sendiri. “ Kenapa dengan leherku? “ “ Terlihat memerah. “ Jawab Darren tanpa ekspresi. “ O—oh, mungkin karena tadi dia mencekik leherku, jadi membekas seperti ini. “ Jawab Bunga sedikit gugup karena di tatap oleh Darren. “ Apa temanmu tau kalau sikap pacarnya seperti itu? “ tanya Darren kali ini dengan wajah terlihat emosi. “ Tidak. “ Bunga menggeleng. “ Kamu harus kasih tau temanmu atas apa yang sudah pria gilaa i

