> HAMPIR KETABRAK <

2606 Kata

Pagi ini kesejukan terasa sangat berlipat – lipat karena semalam bumi di guyur hujan deras sehingga udara dingin masih tersisa bersamaan embun yang nampak di jendela Apartemen. Darren sudah siap dengan pakaian kantornya, ia santai dulu di balkon sambil menikmati segelas teh hangat. SLURPP.. Bunyi uyupan teh hangat memecah keheningan pagi ini, Darren memandangi ke arah bawah Apartemen kini sudah mulai terlihat orang – orang serta kendaraan yang berlalu – lalang. Kegiatan berdiri di balkon sambil menikmati teh manis sebelum berangkat ke kantor sudah menjadi rutinitas Darren. Terkadang di sela – sela lamunannya, Darren berfikir bahwa hidup yang dia jalani sekarang begitu pahit tak semanis seperti minuman yang dia nikmati saat ini. Darren merasa semuanya tak ada yang menarik setelah percer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN