Darren dan Bima sedang makan siang di warung soto, mereka berbincang – bincang. Ralat, mungkin lebih tepatnya hanya Bima saja yang berbicara banyak. “ Kemarin, pas gue nginep di rumah orang tua gue. Lo tau gak apa yang ibu gue pinta? “ Bima melemparkan sebuat pertanyaan kepada Darren, tapi sahabatnya itu hanya mengangkat bahunya pertanda tidak tahu. “ Ibu gue minta cucu! “ seru Bima dengan heboh, bahkan dia menggebrak meja membuat beberapa orang di sekitar melihanya aneh. Darren hanya bisa menggeleng saja melihat kelakuan Bima. “ Ibu gue jarang minta sesuatu, eh sekalinya punya keinginan sulit banget gue penuhin. Gak tanggung – tangung, dia minta cucu! “ Bima menghela nafas panjang, ia jadi bingung sendiri. Darren diam saja menikmati makanannya sambil mendengarkan keluhan Bima. “ Gue

