Bunga menghiraukan saran dari Darren yang menyuruhnya mencari tamu lain. Dia mencoba untuk konsisten menemani tamunya. Bunga menuangkan minuman untuk tamunya itu. “ Siapa pria tadi? “ “ Aku tidak tahu. “ Jawab Bunga, ia mencoba tetap terlihat tenang bersama tamunya yang kali ini sedikit nakal karena lagi – lagi tangannya mulai menyentuh bebas tubuh Bunga. “ Aku fikir itu pacarmu. “ Ungkapnya, ia memajukan wajahnya untuk mencium leher Bunga. CUP. “ Eh—“ Bunga terkejut, ia segera menggeser duduknya agar menjauh dari tamunya itu, tapi pria itu menarik tubuh Bunga agar kembali dekat dengannya. Mungkin karena tamu itu sudah dalam keadaan mabuk berat sehingga menyebabkan pria itu kehilangan kesadaran. “ Maaf, tolong bersikap sopan. “ Ucap Bunga tetapi tidak di perdulikan karena kini

