"Bukan salahku jika memang aku berbeda, kan?!" gerutu Niel, merasa kesal. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya ia tiba di tepi sungai yang merupakan tempatnya bermain bersama Khob dan Vikk. "Uuh ... mereka belum sampai di—wuaaa!" Niel terkejut melihat naga mungil sebesar lengan, tergantung terbalik di hadapannya. Sedetik kemudian ia sadar kalau itu ulah kedua sahabatnya yang usil. "Hahahaha! Lucu sekali!" "Hoooob! Viiiikk!" geram Niel seraya melihat Rikk bermahkota kuning, dan Cob berbulu biru sedang tertawa terbahak-bahak. "Graaaaaah ... awas kalian jika berhasil kutangkap!" Khob dan Vikk berjumpalitan, berkelit dari kejaran sambil meledek Niel. Namun, Niel sangat cerdik, sedikit sihir yang diajarkan Madam Eruna pun dilepaskan dan menjatuhkan dahan pohon yang menimpa kedua sahaba

