58

1674 Kata

Perebutan pedang terus berlanjut, berpindah dari satu tangan ke tangan lain, mengklaim sepihak kepemilikan, bentuk ironi dari sebuah kegigihan, ketika apa yang diperjuangkan tidak sama sekali layak untuk diperjuangkan. “Kembalikan!” jerit Charge mengamuk. “Tidak akan!” Retch balas menjerit garang. Pedang itu menguarkan aura keserakahan, lapisan peraknya bagaikan ditaburi rasa iri dan dengki untuk siapa pun yang memperoleh pedang itu selain dirinya, bahkan binar cahayanya memantulkan hawa panas beraura jahat. Tidak ada yang bisa berpikir jernih kala benda perak itu terlibat di dalamnya. Sama seperti halnya Cloud, Retch dan Charge yang tergila-gila akan senjata indahnya, sigap mengambil kesempatan sekecil apa pun. Saat Cloud beradu tinju dengan Retch misalnya, pedang terpelanting menjau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN