Mereka berjalan tulang lenggang. Jajak kakinya terlihat gontai saat melewati beberapa jalanan yang sulit dilalui. Sesekali juga tatapan matanya sangat mengartikan bahwa sebenarnya salah satu di antaranya sedang memikirkan kekhawatiran yang dari tadi merajai perasannya. “Kita sudah sampai, langsung bersembunyi sekarang!” pinta Cloud yang terdengar berteriak cukup keras memohon padan semua teman-temannya. Dia ikut merayap, menyembunyikan dirinya di balik pohon yang cukup besar. “Untuk apa kita bersembunyi lagi, Cloud? Bukannya ini sudah cukup aman?” tanya Charge yang masih saja bisa-bisanya melawan perintah temannya tersebut. “Sudah ikuti saja, Charge! Kau tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Aku cukup paham akan semua ini,” ujar sang empu lantas terdiam tak ada kata. Mendengarnya su
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


