RR Part 35

2357 Kata

Riska merasa tidak hanya gemetar lagi, namun seluruh tubuhnya terasa lemas hingga dia harus duduk di toilet. Tangan kirinya memegang dua buah alat penguji kehamilan yang berbeda merk dan berbeda warna itu. Sementara tangan kanannya menutup mulut seakan tak percaya dengan hasil yang ditunjukkan. “A… Apa… Ini…” Air mata seketika langsung merebak memenuhi kedua matanya. Dadanya sesak dipenuhi rasa senang, bahagia dan tidak menyangka. “Aku… Hamil…?” lirih Riska seraya menghapus air mata yang mengalir di kedua pipinya. “Secepat ini Tuhan memberikan kepercayaan buat aku?” Lagi-lagi air mata kembali jatuh di kedua pipinya. Riska menggeleng tak percaya, terlebih jika mengingat perjalanan hubungannya dengan sang suami yang bisa dibilang tidak terlalu dekat di awal pernikahan dulu. Mungkin me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN