Bukannya Riksa tidak tahu bahwa jika dia, seorang lelaki dewasa, berhubungan badan dengan seorang wanita yang sedang dalam masa subur maka kemungkinan untuk terjadinya kehamilan memang sangat besar. Dia tahu akan hal itu. Hanya saja, semua itu bahkan tidak pernah terbersit sedikitpun di benaknya. Terlebih dia dan Riska belum lama berhubungan. Mungkin sekitar satu minggu yang lalu, atau mungkin lebih? Entahlah dia lupa kapan pastinya. Dan lagi, Riksa tidak pernah lagi menyentuh istrinya sejak saat itu. Ada rasa ragu di dalam hatinya, yang mengalahkan semua keinginannya. Ingin? Tentu saja. Dia adalah lelaki normal yang tentu saja juga memiliki hawa nafsu. Terlebih statusnya kini bukanlah lelaki single, melainkan sudah beristri. Wajar sekali jika sewaktu-waktu dia menginginkan hal itu. Namu

