Beberapa jam yang lalu… [Iya, aku lihat kok mobil kamu di belakang.] [Kamu mau kemana?] Riksa membalas pesan dari Aya setelah Riska turun dari mobilnya pagi itu. [Kerja lah.] [Emangnya mau kemana lagi?] [Kamu sibuk hari ini? Makan siang bareng?] Aya bermaksud mengajak Riksa makan siang. Tidak hanya berdua sebenarnya, dia ingin mengajak Indra dan Abdi juga. Sudah lama tidak bertemu mereka, pikir Aya. [Sibuk kalau siang.] [Sore juga sih. Ada janji ketemu Chef Wira.] Segera setelah pesan itu terkirim, ponsel Riksa berdering. Aya langsung meneleponnya. “Wira? Chef Wira? Temennya Indra?” tanya Aya antusias, bahkan sebelum Riksa mengucapkan halo saat mengangkat teleponnya. Riksa mengangguk, “Iya. Temennya Indra. Kamu kenal?” “Kenal dong. Dia itu dulu pernah kerja sama Papa.” ujar Ay

