Keesokan harinya. Regina langsung saja bertemu dengan Rian. Dia masuk ke ruangan Rian. Namun tidak ada siapapun di sana. Bahkan Regina berangkat lebih dulu baik bis. Meninggalkan Dilla yang masih sendiri di rumahnya. Entah kemana dia, dia belum juga bangun tadi saat dirinya berangkat. Karena dia ada tugas yang harus diselesaikan. Regina memutuskan untuk pergi bekerja lebih dulu. Dan, memberikan kabar pada Vian untuk menjemput Dilla di kontrakannya. "Permisi, tuan Rian." panggil. Regina. Dia berjalan mengendap-endap, masuk semakin dalam. Masih ada tidak ada siapapun di ruangan itu. "Kemana Rian? Kenapa dia belum datang?" pertanyaan itu seketika muncul di kepala Regina. "Kemana dia?" tanya Regina lagi. Dia terus berjalan pelan, Kedua nata mengamati setiap sudut ruangan itu tetap saja,
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


