“Kita sudah sampai, Ki!” Alex mematikan mesin mobilnya dan bersiap-siap turun. “Alex!” Kirana malah memegang tangan lelaki di sebelahnya itu.. Alex menoleh memandangnya. “Maaf ya, kalau sudah bikin kamu marah.” Kirana tak tahan lagi. “Kenapa aku marah ke kamu?” Alex bertanya balik. “Kamu kelihatan marah sama aku. Di jalan tadi kamu banyak diam. Muka kamu juga aneh, nggak enak dilihat,” jelas Kirana. “Maaf tadi siang aku minta Pak Daniel menugasiku kesini. Bukan maksudku melangkahi kamu. Aku cuma ingin menghindari bertemu dengan Bu Melissa aja." Alex tertawa. Wajahnya yang tegang mulai melunak. Ia menggeleng. “Aku nggak peduli kalau kamu ambil tugas ini, Ki. Malah senang kamu bantu. Aku nggak marah sedikitpun ke kamu. Cuma ada yang sedang aku pikirkan aja,” ujar Alex. Kirana menung

