Mama terkejut dengan kedatangan Kirana. Namun, tentu saja dia senang dengan kehadiran puterinya. Apalagi setelah tahu tujuannya adalah menanyakan kabar Kania. “Dia dan Rayyan sudah nggak tinggal di Bandung lagi. Tiga mingguan yang lalu mereka kembali pindah ke rumah Rayyan di Jatibening. Katanya sih Rayyan dipindahkan ke Jakarta lagi kerjanya,” kata mama sambil menyodorkan minuman kunyit asem yang baru saja dibuatnya kepada Kirana. Kirana menyandarkan tubuhnya di kursi makan. Pantas saja Rayyan menyambangi apartemennya tempo hari, dan mengiriminya makanan. Ternyata posisinya tak lagi jauh. “Kania nggak kerja lagi, Ma?” “Habis menikah, nggak lagi. Katanya nggak boleh sama Rayyan. Lagipula, dia sering sakit… Ingat nggak, mama pernah telefon dan kirim pesan ke kamu dulu itu, memberitah

