Malam Pertama

1025 Kata

Nuri terbangun ketika merasa ada seseorang memeluknya. Dilihatnya Diki sedang memeluknya dari luar selimut. Nuri kemudian duduk dan mencoba menyadarkan Diki. "Mas, kamu mabuk?!" Nuri mendorong tubuh Diki. "Tidak, aku sadar," jawab Diki lantang. Tercium bau alkohol yang sangat kuat dari mulut Diki. Membuat Nuri sedikit tidak nyaman dan takut. Didetik berikutnya, Diki mengelus wajah Nuri dengan lembut. "Jangan takut, Nuri! Aku suamimu." Diki mengecup kening Nuri, kedua pipi, bibir dan berlanjut ke leher hingga wilayah sensitif lainnya. Nuri sangat takut tapi ia tak berani menolak Diki karena benar Diki adalah suami sahnya. Akhirnya malam itu Diki dan Nuri melakukan tugas mereka sebagai suami istri. Meski dalam keadaan mabuk Diki bisa berlaku lembut pada Nuri. Sehingga Nuri merasa m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN