Sejak kepergian Rei, Aira tidak berhenti mencari keberadaan Rei. Setiap hari Aira akan meluangkan waktu untuk mencari Rei meskipun tidak membuahkan hasil, tapi Aira tidak pernah berhenti berharap untuk menemukan Rei. Aira juga memberikan sejumlah uang pada Dr. Kenzi untuk biaya kemoterapi Rei, jika suatu hari nanti Rei kembali untuk chekUp. "Kenapa kau meninggalkan aku, Rei.." ucap Aira. Ia duduk di sebuah halte tak jauh dari rumah sakit. "Aku tidak mau kehilanganmu..kau yang telah membuatku berubah, kau juga yang menjadi penyemangatku, Rei.." gumam Aira menundukkan kepala. "Aira!!" Aira tengadahkan wajahnya, ia menoleh ke arah sumber suara. "Jensen?" "Aira..aku mencarimu kemana-mana," ucap Jensen duduk di sebelah Aira. "Ada apa kau mencariku?" tanya Aira menatap Jensen. "Apa kau lup

