Seharian Aira mengurung diri di dalam kamar, ia merasa putus asa karena tidak berhasil menemukan Rei. Niat hati ingin berbagi kebahagiaan, tapi pria yang di inginkannya pergi entah kemana. Aira mulai merasakan suntuk, akgirnya ia memutuskan untuk pergi ke taman mencari udara segar. Sesampainya di taman Aira langsung menuju sebuah bangku kosong, namun saat Aira hendak duduk, setetes air membasahi hidungnya yang mancung, Aira tengadahkan wajahnya menatap langit, "loh..kok hujan sih?" ucap Aira kesal sembari duduk di atas bangku wajahnya tengadah menatap awan yang berarak tertiup angin. Satu persatu bulir air hujan turun membasahi seluruh taman juga tubuhnya, Aira mengulurkan tangannya merasakan air hujan berkeciprat ditelapak tangannya, ia tertawa kecil mengingat masa lalunya sewaktu masih

