Bab 27: Rindu Ibu

1687 Kata

Sesampainya di pintu gerbang rumah Aira, Aira langsung membuka pintu mobil. "Rei, mampir dulu ke rumahku," ucap Aira menatap Rei. Rei menganggukkan kepala. "Iya Ra, terima kasih. Mungkin lain kali aku akan mampir," jawab Rei tersenyum tipis. "Oke, terima kasih ya!" Aira kembali menutup pintu mobil. Lalu Aira balik badan memasuki rumah. "Aira, kau dari mana?" sapa Rico berdiri di pintu dapur. Aira menghentikan langkahnya. "Dari taman Yah, aku baru saja belajar melukis di taman." Aira kembali berjalan menuju kamarnya. Rico mengerutkan dahi menatap punggung Aira, lalu ia menyusul putrinya ke kamar. "Ada apa Aira?" tanya Rei masuk ke dalam kamar Aira yang terbuka pintunya. Aira menoleh, lalu ia letakkan alat alat lukis di atas meja, "tidak ada apa-apa," jawabnya pelan. Aira anak yang ce

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN