Bab 38

1150 Kata

Sebelum waktu kunjungan politik esok, Hazal mendatangi kamar Cambria. Sudah beberapa hari ia tak bertemu dengannya karena kesibukan di dalam dan luar istana hingga sulit baginya meluangkan waktu. Diambang pintu ia melihat dayang Raim menunduk sopan tanpa tenaga meninggalkan pintu kamar ratu. Ia terkjut melihat kaisar berada di belakangnya menenteng sebotol wine dan gelas. Gugup ia menunduk dalam-dalam. "Maafkan saya, tidak melihat Anda di sini. Saya akan mengumumkan kehadiran Anda di sini" Hazal menengok ke arah kamar seberang yang nampak sepi, "Tidak perlu. Apa terjadi sesuatu, kenapa wajahmu sedih seperti itu?" sopan ia menjawab pertanyaan lelaki itu dan membukakan pintu untuknya. "Aku sudah bilang tidak ingin ada yang menggangguku. Apa kau tidak mendengar?" Cambria membentak kasar k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN