Bab 28

1279 Kata

Ketika memiliki waktu senggang dari tugas, Ares selalu datang menjenguk Cambria. Gadis itu belum terbangun dan kenyataan demikian membuat ia sedih berkepanjangan. Ia selalu duduk di samping putrinya dengan penuh harap sambil menggenggam tangannya dan berdoa mengharap ia bangun dari tidur. Pesan masuk ke dalam ponselnya, membuat Ares lebih bersemangat. Putra yang lama tak ia temui dan bahkan tak peduli pada sesama saudaranya bertanya tempat di mana mereka berada. Tanpa curiga ia memberitahu keberadaannya dan menunggu Alan muncul di sana, berpikir keberadaannya akan jadi salah satu kekuatan yang bisa membawa Cambria kembali. Ares tahu betul, tak banyak yang akan peduli pada putrinya, sejak kecil pun ia tak memiliki terlalu banyak teman karena kesehatannya yang terlalu rapuh untuk bisa berma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN