Chapter 59

905 Kata

Happy reading. Typo koreksi... ___ Clarissa terpaku menatap Raka yang sedang memandang kearahnya dengan wajah berkaca-kaca. Wanita itu tertegun bukan karena putranya yang seperti ingin menangis tapi karena ucapan bocah itu membuat darah di dalam dirinya bergejolak. Ia meringis dalam hati tidak tahu harus bereaksi apa. "Ke-kenapa Raka mau ayah sama Bunda menikah." tanyanya terbata kaku. "Laka senang punya ayah. Laka juga mau tinggal sama ayah sama Bunda. Laka mau kaya teman-teman Laka. Meleka seling celita kalau Mama Papanya ajak meleka pelgi jalan-jalan. Laka mau kaya teman-teman Laka Bunda. Pelgi sama ayah sama Bunda." tutur Raka polos. Clarissa menelan ludahnya getir, terenyuh mendengar keinginan sederhana putranya. Wanita cantik itu terdiam lama, dan tersentak saat Raka memegang u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN