Happy reading. Typo koreksi ya.. ___ "Saya--" "Tapi aku nggak akan melepas Clarissa." seru Andre tiba-tiba memotong suara Arkan lebih dulu. Kening Arkan mengkerut dalam, "Apa?" "Kamu hanya masa lalu dia Arkan. Saya masa depannya. Kami sudah bersama lama ... sedangkan kamu-- kamu hanya beruntung di takdirkan menjadi ayah kandung Raka." Menggeram tertahan. "Andre kamu." tangannya terkepal ingin menonjok lelaki itu. "Kalau kamu mau aku menyerah dan melepas Clarissa untuk kamu. Biarkan aku melamarnya satu kali lagi. Aku tidak akan mundur sebelum Clarissa menjawab semua keraguan hatinya." papar Andre. Arkan terkekeh tidak percaya, ia menyugar rambutnya kasar. "Lalu kenapa kamu tadi justru bertanya apa aku mau mempertahankannya atau melepas Rissa Andre. Sedangkan kamu tahu sendiri ap

