Chapter 46

996 Kata

Happy reading. Typo koreksi. ___ "Ayah nggak antal Laka?" Bocah kecil yang sudah lengkap dengan seragam sekolahnya itu melongokkan kepalanya dari jendela kaca mobil. Wajahnya menekuk dengan mata berkaca-kaca ketika melihat bukan ayahnya yang duduk di kursi kemudi melainkan Pak Anto supir kakeknya. Raut wajah menyesal terlihat jelas, tangannya terulur mengusap rambut dan pipi putranya lewat jendela mobil. "Maaf ya sayang Ayah ada rapat pagi ini." Sesalnya. "Jangan sedih ya. Ayah janji, nanti Ayah yang jemput Raka pulang sekolah ya." Raka tetap cemberut mendengar ucapan ayahnya, dan Arkan hanya bisa menatap putranya menyesal. Sebenarnya ia tidak ada rapat hari ini, Arkan hanya ingin memberi waktu bagi dirinya dan juga Clarissa untuk kejadian semalam. Melihat wanita itu menangis dan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN