Posesif

2174 Kata

Carmila tergugu menatap selembar foto hitam putih di tangannya. Ia tidak tahu harus merasa gembira atau sebaliknya. Carmila meraba perutnya yang masih rata. Saat ini ada kehidupan lain di sana. Sejujurnya dirinya merasa takut dan belum siap. Meski Aidan berkali-kali meyakinkan dirinya bahwa semua akan baik-baik saja dan Aidan berjanji akan selalu mendampinginya, melewati masa kehamilan ini bersama. Tapi tetap rasa takut itu tak bisa hilang. Carmila menghela napas berat. Bayi? Anak? Dan dirinya akan menjadi seorang ibu. Bisakah? Belum lagi proses melahirkan yang konon kabarnya sangat menyakitkan sampai nyawa menjadi taruhan. "Dinda... kenapa melamun sendiri di balkon malam-malam begini? Harusnya kamu istirahat." Carmila menoleh. Ia tak mendengar suara pintu terbuka. Sejak kapan suaminya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN