“Dinda... kenapa?” Aidan merasakan Carmila tidur dengan gelisah di sebelahnya. “Panas..,” jawab Carmila. “Panas gimana? Ac udah yang paling rendah ini?” Aidan heran. “Gak tau, badan rasanya panas semua Kanda...” “Gerah? Mau dibuka pintu balkonnya?” “Gak gerah, tapi kepanasan.” Aidan mengernyit bingung. Apa sih maksudnya? Gak gerah tapi kepanasan? Gimana tuh rasanya? “Mau tidur di balkon aja? “ “Gak mau. Berendam aja.” “Apa?! Dinda.. ini jam 2 malam loh. Mau berendam?” “Iya, siapin air.” Dengan mata setengah mengantuk, Aidan beranjak ke kamar mandi dan mengisi bathup dengan air hangat. “Udah Dinda...” Carmila bangun dan langsung ngeloyor ke kamar mandi. Ia memasukkan tangan ke dalam bathup dan menoleh ke arah Aidan dengan wajah cemberut. “Kenapa air hangat?!” semprot Carm

