"Dinda... seharian ini nanti jangan turun ke bawah ya?" "Kenapa?" "Repot di bawah, pokoknya kamu di kamar aja." "Iya, Kanda." Tanpa banyak membantah, Carmila mengangguk patuh. "Ya udah, aku turun dulu. Banyak banget yang harus di urus di bawah. Kamu baik-baik di sini." "Ehmm iya..." Aidan mencium Carmila sebelum meninggalkan kamar mereka. Bosan tidak melakuan apapun, Carlima celingukan mencari ponsel Aidan. Tidak ketemu. Tumben, batin Carmila. Biasanya ponselnya ditinggal di kamar untuk hiburan Carmila, entah main game atau baca cerita di w*****d. Aidan sempat akan membelikan ponsel sendiri untuknya, tapi tidak jadi. Alasannya, khawatir Carmila jadi eksis. Jadi, mereka sepakat bahwa ponsel Aidan dipakai berdua. Karena tidak juga menemukan ponsel Aidan, Carmila memutuskan untuk memb

