"Dinda...!" Carmila memejamkan mata sambil mengatur napas. Sejak pagi, dirinya sudah dibuat geram oleh ulah Aidan. Hari ini, dirinya memang memaksa masuk sekolah, karena ada ujian kenaikan kelas. Ia harus berdebat panjang dengan Aidan agar di ijinkan masuk sekolah. "Kamu masih sakit Dinda, ijin dulu... nanti aku bilang sama Om Adlan untuk bisa kasih ujian susulan." "Sudah baikan Kanda... aku gak mau ujian susulan." Carmila tetap bersiap-siap untuk berangkat sekolah. "Dinda... nurut apa kata suami ya!" "Kanda... please!!" Carmila menampilkan wajah memelas sambil menyatukan kedua tangannya di depan wajah Aidan. "Gak! Sekali gak, tetap gak!" Aidan menjawab tanpa menoleh ke arah sang istri. Ia malah sibuk menggonta-ganti chanel tv. "Kanda... janji, setelah ujian bakal jadi istri yang ba

