"Mamaaa...!" Aidan menggedor pintu kamar Marina. "Mamaa... cepetan... tolongin Aidan..!" Dorrr! Doorrr! Doorrrrrr! Dengan kesal, Aidan menendang pintu kamar orangtuanya karena tidak juga dibukakan pintu. Dirinya bingung bagaimana caranya menangani orang pingsan. Sambil berlari kembali ke kamarnya, Aidan mencoba browsing mengenai penanganan terhadap orang pingsan. Salah satunya adalah dengan memberikan bau-bauan yang cukup menyengat kepada penderita. Aidan mengedarkan pandangan ke sekeliling kamarnya mencari benda dengan bau menyengat. Ia bahkan mencium bau ketiaknya sendiri yang ternyata tidak bau juga mengobrak-abrik keranjang cucian kotor. "Ada apa gedor-gedor kamar Mama?" Aidan terlonjak kaget sambil mengurut dadanya saat Marina tiba-tida saja sudah berada di kamarnya. Ia menaikkan

