Carmila dan Aidan melambaikan tangan setelah sebelumnya mencium si bungsu Alea yang saat ini sudah mulai bersekolah di playgroup. Rutinitas setiap hari Aidan sebelum berangkat bekerja adalah mengantar keenam putra dan putrinya ke sekolah, kemudian mengantar istrinya kembali ke rumah baru berangkat ke kantor. Namun ada yang tidak biasa pagi ini. Setelah mengantar istrinya pulang, Aidan tidak bergegas berangkat kerja. Ia mengintil di belakang istrinya yang berlari kecil memasuki pintu utama rumah Blackstone. Merasa ada yang mengikuti, Carmila pun menoleh. Ia terkejut mendapati suaminya yang tengah berdiri di belakangnya sambil senyum-senyum sendiri seperti orang sinting. Carmila menaikkan kedua alisnya, heran. "Ada apa Kanda, ada yang ketinggalan?" "Heeemm..." jawab Aidan sembari melang

