Carmila menangis tersedu. Dadanya sakit melihat suaminya dipasung di rumah sakit jiwa. Fitnah ini sungguh keji. Mereka mengatakan bahwa suaminya menderita kelainan jiwa dan memasukkannya ke rumah sakit jiwa. Ya Tuhan, siapa yang begitu tega berbuat keji seperti ini? Carmila masih betah berdiri di depan ruang perawatan Aidan karena dirinya tidak diijinkan untuk masuk dan melihat secara langsung kondisi suaminya itu. Aidan terlihat berteriak dan memberontak, berusaha membebaskan diri. Carmila sungguh khawatir jika terus berteriak seperti itu, tenggorokan suaminya bisa sakit. "Kanda..." Carmila tak sampai hati melihat sang suami diperlakukan tidak manusiawi. Dirinya belum bisa memikirkan cara untuk mengeuarkan suaminya dari dalam rumah sakit ini. Sementara yang bisa ia lakukan hanya meneman

