Tibalah akhirnya Pernikahan kami dan Resepsi yang di adakan di Hotel Berbintang , Secara mereka dari Kelurga Terpandang dengan banyak Relasi Bisnis. Apalagi Pernikahan adalah Moment yang Sakral yang kalau bisa di jadikan tuk sekali seumur hidup.
Setelah resepsi selesai dan semua tamu sdh pulang , maka di sinilah kami berada di dalam kamar yang sudah di sedikan pihak hotel penyelenggara Acara.
Setelah membasuh tubuh kami masing2 yang begitu gerah karna atribut baju pengantin tersebut , aku berdiri di depan cermin tuk mngeringkan rambutku. Di belakangku nampak suamiku sedang menatap penuh cinta, Sebenarnya jantung ku sejak tadi bergetar tak karuan tapi sebisanya ku imbangi dengan kesibukan yang ku cari2 saja.
Tiba2 Dia Suamiku memelukku dari belakang dan membalikkan tubuh ini agar berhadapan dengannya. Mula2 Dia mengecup keningku ,lalu mendekat ke bibir serta melumatnya dengan buas , memaksa memasukkan lidahnya dan melilit lidah ku ,seperti orang yang begitu merindukan dan lama tak bertemu, kimono handuk yang ku pakai sudah berada di bawah kakiku kemudian Dia mengangkatku lalu merebahkan tubuhku di ranjang dan saat ini kami berdua sudah telanjang, kemudian Dia mencium leherku lagi dan melumat payudaraku dengan rakusnya hingga ku melenguh mendesis nikmat , lalu Dia mulai ke bawah dengan mencium perutku dan membuka pahaku serta melumat dengan Buas apa yang tampak di matanya, aku menjerit jerit nikmat hingga tak tau lagi sudah yang keberapa kali aku mengalami klimaks , dan Di antara rasa nikmat ini aku lalu teringat dengan sentuhan Jerry di tubuhku, Mengapa semua sama??
Setelah Dia Puas mengeksplorasi dengan nikmat apa yg ada di sana , kemudian dia tersenyum sembari menekuk lutut ku dan bersiap memasukkan Sesuatu yang sudah ku nantikan sejak tadi . Bless tubuhku terasa penuh, walaupun masih sempit dan agak perih tapi aku begitu menikmatinya , lalu Dia menggerakkan tubuhnya dengan lembut dan lambat laun semakin keras , setelah mendekati pelepasan nya Dia memompa dengan lebih keras , seperti Kuda Jantan yang sedang berpacu dan tak mau di kalah kan. Akhirnya
" Aaaach Darling" Jeritan nikmat yang keluar secara bersamaan dengan melentikkan tubuhnya ke belakang.Setelahnya Dia rebah di samping ku dan memeluk tubuh ku yang bermadikan peluh lalu mencium kening ku " Trimakasih untuk rasa ini , sekarang tidurlah kamu pasti capek " katanya kemudian.
Aku mencoba tuk tidur tapi saat ini yang ada di fikiran ku , 'Kenapa cara Dia Suamiku menyentuh ku Seperti Jerry yang berada di dalam tubuh ku ' ,semua rasanya sama ,tak ada yang berbeda sedikitpun . Ya Tuhan Salah kah Aku bila mengingat Pria lain selain Suamiku ?? Salah kah ????