SI CANTIK YANG SEDERHANA
Sebut sj nm ku Regita Cahyani , biasa orang memanggil ku dgn Gita, aku hdp di kota metropolitan , aku anak tunggal dari keluarga menengah sj, Ayah bkrj d kantor pemerintahan & ibu mmbuka usaha butik kecil dgn mnyewa sebuah ruko .Kata orang aku cantik dgn kulit putih ,hidung bangir , Dgn mata yg bulat serta bulu mata lentik , di tambah dgn otak yg lumayan cerdas. Aku anak yg ceria serta mudah berteman dgn siapa sj & Aku jg punya seorg sahabat sejak aku msh d SMP , persahabatan km trs berlanjut hingga kini krn kami sekolah di SMA yg sm lagi. Fifi namanya & beruntung nya kami krn di satu kan di kelas yg sama lg.
Aku tdk tau apakah ini anugrah dari yang KUASA , atau kah nasib sial untuk hidupku. Sejak kecil aku bisa melihat apa yang orang lain tak bisa , Seperti 'Mahluk Kasat Mata ' yang kata orang pada umumnya ,kadang dia berwujud ular atau manusia yg tampak baik atau pun buruk dgn darah d seluruh wajahnya .
Mulanya aku tak mngerti siapa saja mereka yg sering datang mngajak ku bermain ,bahkan sering mnggangguku, tp seiring bertambahnya usiaku lambat laun aku tau mereka adalah orang2 yg sdh tiada lagi di dunia ini , apalagi kalau mrk datang dengan wajah yg hancur penuh darah , mulanya aku takut dan bahkan menjerit ketakutan , sampai2 Ayah dan Ibuku kaget mendengarnya , tapi akupun selalu bercerita seperti apa adanya yang ku lihat ,mngkin org tuaku berfikir aku mimpi atau sedang sakit , maka ibuku pasti menempelkan tangannya di dahiku. kejadian aneh itu datang silih berganti dalam hidupku , sampai aku mnganggap hal tersebut seperti hal yg biasa dan tak mngerikan lagi.
Aku mnyebut mrk " Orang itu " karna aku tak tau siapa2 saja mereka yg datang krn mrk pun bukan cm 1 atau 2 org saja, tapi berganti2 bila datang menyapaku. Apalgi bila aku sakit , maka yg berdiri di sekitar ku adalah "Orang Itu " mereka layaknya manusia hidup pada umumnya , berkomunikasi satu dgn yg lain nya , seandai nya ini dalam ilmu kedokteran psti mereka mngaggapku memiliki penyakit kejiwaan karna menilai ini seperti halusinasi, tapi aku sadar semua ini masih tetap normal karna tak merusak hidup ku & hidup orang lain.
Mungkin krn terlalu sering bicara sendri , hingga akhirnya Ayah dan ibu ku mulai yakin bahwa aku memang bisa melihat " Orang itu " dan mungkin juga krn keseharian tingkah ku biasa saja ,apalagi di sekolah tetap dapat juara kls maka ayah dan ibu mnganggap itu bukan masalah. Kejadian aneh yg sering ku alami ini tdk ada yang tau , kecuali mereka orang tua ku , karna menurutku ini bukan hal yang patut di banggakan. Aku malah takut bila ada yg tau , mereka bisa berfikir yg tak baik atau mnganggap ku Stres atau SAKIT, bahkan bisa jadi mereka akan takut berteman dengan ku.
Kelebihan ini akhirnya tetap ikut hingga aku dewasa , tp lucunya " Orang itu " pun yg sering datang sesuai usiaku saat ini bkn anak kcl sprt dl lg.