bc

ALASKAR

book_age12+
12
IKUTI
1K
BACA
others
drama
tragedy
comedy
sweet
humorous
lighthearted
serious
like
intro-logo
Uraian

Baca aja!

Altaro Galandra Ragaswara. Cowok bad boy yang memimpin sebuah geng bernama Alaskar. Geng yang sangat terkenal karena sudah turun-temurun sejak angkatan Alan yang membentuk geng tersebut. Anggota Alaskar yang beranggota lima orang sejak dahulu tapi memiliki persahabatan yang baik dengan murid-murid terpilih.

________________

Adara Rachmalia Anggara. Gadis dingin dan memiliki kepribadian tertutup. Karena kepribadian nya yang dingin semasa SMP dia tidak memiliki teman dan seseorang bernama Darrel Gibran Reinald memilih berteman dengannya dan meninggalkan teman-temannya sehingga menjadi musuh. Dara yang tadinya sekolah di SMA Trisakti dipindahkan ke SMA Rajasakti yang sekolahnya tidak terlalu jauh dengan sekolah Darrel. Di SMA barunya Dara mendapatkan teman-teman yang sangat baik kepadanya. Dia juga terlibat cinta segiempat dengan Altaro,Gevran dan Darrel. Gevran merupakan ketua OSIS sekaligus ketua kelas di kelasnya. Suatu hari di hari yang berbeda ketiga lelaki yang terjebak cinta segiempat dengannya menyatakan perasaannya. Dara bingung manakah yang harus dia pilih?

TBC

chap-preview
Pratinjau gratis
ALASKAR 1
Seorang gadis memakai cardigan hitam serta tas berwarna biru Dongker berjalan memasuki sekolah. Hari ini adalah hari baru untuknya disekolah ini. Ya gadis itu baru saja pindah dari sekolah lamanya karena urusan pekerjaan orangtuanya. Sebenarnya gadis itu bisa saja tidak ikut pindah tapi berhubung dia juga akan lebih memudahkan untuk ke rumah neneknya akhirnya dia ikut pindah. Adara Rachmalia Anggara. Cewek misterius dingin cuek serta pintar yang berasal dari keluarga berada. Anak dari Jefri Anggara dan Farah Garsiva Anggara. Dia juga memiliki seorang kakak bernama Darrel Kendra Anggara. Sejak kecil Dara selalu sendiri. Kakaknya selalu mengajaknya bermain tapi Dara selalu menolak. Ayahnya selalu saja membandingkannya dengan Darrel yang selalu mendapat prestasi padahal Dia juga selalu memenangkan paralel disekolahnya tapi ayahnya tidak meliriknya sama sekali. Dara selalu sendiri. Kesepian sudah biasa dia rasakan. Bahkan sampai sekarang pun Dara tidak pernah merasakan bagaimana dipeluk kedua orangtuanya dan disayangi oleh keduanya. Dara selalu ke rumah neneknya ketika dia sedang dilanda masalah atau pun mendapat nilai bagus. Karena di sanalah dia bisa merasakan kasih sayang dan perhatian yang sangat tulus. Dara sangat menyayangi kakek dan neneknya sehingga setiap akhir pekan dia selalu mengunjungi rumahnya. Hanya disanalah Dara tertawa dan tersenyum bersama nenek dan kakeknya bahkan keluarganya pun tidak pernah tau sebarapa cantik Dara saat tertawa ataupun tersenyum hanya nenek dan kakeknya yang tau. Dara berjalan dikoridor dengan santainya. Tak memedulikan bisikan-bisikan setan eh maksudnya para murid SMA Rajasakti yang tengah memperhatikannya. Kakinya berhenti disebuah Mading dimana ada peta sekolah SMA Rajasakti disana. Dia melihat dan mencari ruang guru. Dia terus berjalan lalu berbelok sesuai arahan tapi saat Fio berbelok.... BRUKK Dia bertabrakan seseorang sehingga pantatnya jatuh dengan tidak elitnya dilantai koridor yang sedikit kotor itu. "Ck. Kalau jalan liat-liat dong?!",,,marah orang didepannya. Dara mendongak melihat siapa yang bertabrakan dengannya. Seorang cowok dengan seragam sekolah yang dikeluarkan dan bandana hitam dilengan kirinya. Dara mendengus mendengar ucapan cowok itu lalu berdiri dari jatuhnya dan berjalan kembali tanpa memedulikan cowok itu. Cowok bernama Altaro Galandra Ragaswara yang sering dipanggil Al itu menggeram marah ketika orang yang menabraknya pergi begitu saja. Altaro mengejar cewek itu lalu menarik tangannya dan memojokkan nya didinding koridor yang sudah ramai dengan murid-murid disana. "Apaan sih lo?!",,Dara menggertak marah karena cowok didepannya sudah melewati batas menurut nya. "Minta maaf",,,datar Al tapi nadanya penuh dengan ancaman. Alih-alih meminta maaf Dara meninju perut Altaro hingga cowok itu terjatuh saking kerasnya pukulan Dara. Cewek dengan rambut tergerai indah berwarna hitam itu menatap Davin tajam,,"Ga usah ganggu gue",,,dingin Dara lalu pergi dari sana dan memasuki ruang guru. "Dia siapa?.",,,batin Al yang masih duduk dilantai koridor. Teman-temannya menghampiri cowok itu lalu membantunya berdiri. "Dia murid baru kayaknya",,ucap Fano teman Altaro. Stefano Mandratama cowok yang sering disebut fuckboy karena hobinya yang berganti-ganti cewek. "Keren",,,dingin Leo ditatap aneh oleh teman-temannya. Leovan Gatra Danurata cowok yang memiliki sikap dingin sama dengan Altaro bedanya leo sangat kalm sedangan Al tempramental. "Jangan bilang lo suka cewek itu pada pandangan pertama",,,tunjuk Raja pada Leo. Raja Fathur Argantara cowok ramah dan mudah mencari teman. "Mungkin",,singkat Leo. Ditatap dingin oleh Altaro. "Pandangan pertama awal aku berjumpa",,Zai bernyanyi membuat Fano menoyor kepala Zai. Zaidan Gerlando cowok berselera humor yang selalu tersenyum apapun keadaannya. "Suara lo kayak kaleng lagi dipukul. Berisik ga enak juga suaranya",,,ujar Raja s***s. "Sa ae lo kalau ngomong",, kesal Zai. "Eh Le gue dukung lo biar deket sama dia",,,ucap Fano. Al menatap mereka semua. "Gaada yang boleh deketin dia!",,,ujar Al ditatap aneh teman-temannya. "Kenapa?",,tanya leo. "Dia punya gue",,finalnya membuat teman-temannya terdiam. ** Dara memasuki ruang guru dan langsung menghampiri guru wali kelas nya. 11 IPA 1 kelas terbaik dan terfavorit karena murid-murid nya yang memiliki otak pintar serta berprestasi. Jika kalian berfikir kelas tersebut selalu hening kalian salah karena banyak diantara mereka yang sangat ramah dan ceria. Tidak semua orang pintar itu pendiam ya dan juga tidak semua orang pintar itu gila ilmu maksudnya selalu belajar setiap saat. Dara salah satunya. Gadis bermarga Anggara itu bahkan tidak selalu belajar. Dia hanya akan belajar jika sedang mengerjakan tugas sekolah saja dan ketika guru menerangkan dia akan langsung menangkap maksudnya. Dirumah pun dia selalu menggunakan waktunya untuk menonton drakor ataupun melakukan hal lain. Menurut nya belajar hanya akan membuat kita stress karena pastinya semua hal yang dibaca akan kita hafalkan. Benar bukan? "Kamu Adara Rachmalia Anggara kan?,,murid pindahan dari SMA Trisakti?",,,tanya pak guru wali kelas nya yaitu pak Bondan yang sering dipanggil pak bon/boncabe oleh murid-murid nya. Guru killer matematika di SMA Rajasakti. "Iya",, singkat Dara. "Hari ini kamu langsung belajar saja untuk mengenal lingkungan SMA Rajasakti ini kamu bisa menyesuaikannya ",,,jelas pak bon lalu ketua kelas dari 11 IPA 1 memasuki ruang guru dengan setumpuk kertas putih ditangannya. Cowok itu meletakkan kertas-kertas itu dimeja pak bon,,,"Tugas",,, singkatnya diangguki pak bon. "Gevran ini murid baru dikelas kita jadi tolong antarkan dia ke-kelas",,,ujar pak bon. Gevran Arghaza. Ketos sekaligus ketua kelas disekolah ini. Murid terpintar yang selalu mengikuti olimpiade dan mendapat paralel pertama disini sama dengan Dara saat di SMA Trisakti dulu. Gevran melirik Dara dengan datar tapi Dara tidak menatapnya balik dia memilih melihat keluar jendela dimana cuaca sangat cerah hari ini. "Dara kamu bisa mengikuti Gevran ke-kelas",,,kata pak Bondan diangguki Dara. Gevran berjalan dahulu diikuti Dara dibelakang nya. Sembari berjalan Dara memperhatikan sekitar. Ternyata SMA Rajasakti ini sangat luas dan besar. Kelas-kelas disini juga dilengkapi AC diantara kelasnya. Dara memasuki kelasnya hingga kelas yang tadinya ramai menjadi hening karena kedatangannya. Dara tidak peduli dan duduk di bangku kosong dekat jendela. Didepannya seorang perempuan sedangkan dibelakangnya seorang laki-laki berkacamata sedang membaca buku. Disampingnya ketua kelasnya yaitu Gevran yang tengah memainkan ponselnya. Saat Dara sedang asyik memperhatikan lapangan yang ramai oleh murid-murid yang sedang berolahraga. Gadis berponi tipis dan rambut sebahu yang duduk didepannya mengulurkan tangannya,,"Hai gue Clara panggil aja Cla",,,ujar gadis itu tapi Dara menatapnya tidak peduli. Clara Arindya Lescha cewek periang cantik dan pintar. "Ohh sorry kalau lo keganggu. Gue cuman mau tau nama lo aja siapa tau kita bisa temenan kan?",,,kata Cla tak enak tapi tetap tersenyum lebar. "Adara. Dara",,,ucap Dara datar. Clara yang senang karena ucapannya dibalas oleh Dara langsung membalikkan bangku miliknya mengahadap Fio. "Pindahan dari mana?",,tanya Cla pada Dara yang menatapnya dingin. "SMA Trisakti",,,jawab Dara seadanya. "Jadi temen gue mau ga?",,,tanya Cla lagi dengan sedikit tertawa. Lama Dara tidak menjawab membuat Cla cemberut tapi tersenyum kembali. "Kalau ga mau juga gak pa-pa kok kita kan sekelas jadi teman kelas aja ga usah temen deket ya?",,kata Cla lagi. Dara menatap Clara lalu berucap,,"Oke",,singkat Dara tapi Cla tidak mengerti. "Oke apa?",,, "Temen deket",,,ucap Dara membuat Clara senang lalu berdiri dan memeluk Fio dari samping tidak memedulikan tatapan aneh teman-teman yang lainnya. "Gue juga punya temen yang baik-baik pastinya nih gue kenalin",,,Cla memanggil ketiga temannya agar mendekat. "Ini Arzila Michelle panggil aja Zila, disampingnya Rosallia Anastasya panggil aja Rosa dan satu lagi Vina Gendis Azhima panggil aja Vina",,,jelas Cla panjang lebar lalu mereka saling bersalaman. Dan dari situlah Dara merasakan yang namanya teman. Sekarang dia tidak sendiri lagi tidak seperti disekolah lamanya. Karena sifatnya yang dingin tidak ada yang mau berteman dengannya. ** TBC

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

Kali kedua

read
221.1K
bc

TERNODA

read
201.2K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.0K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
22.0K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook