Chapter 37

2037 Kata

Pyar... Suara barang pecah bersahutan dari arah kamar Aira. Marissa terkejut lalu segera membangunkan Hendra yang sedang terlelap. Tak kalah terkejutnya Hendra langsung meloncat dari atas ranjang lalu berlari ke arah kamar Aira. Suara teringakan histeris beserta isakan tangis memilukan terdengar saat Marissa menyusul langkah Hendra yang lebih dulu sampai di kamar Aira. "Astaghfirullah," ucap Marissa sembari membekap bibirnya saat melihat kondisi Aira yang kini tengah duduk di sudut ranjang sembari memeluk lutut dengan air mata berderai. Dengan tubuh bergetar dan air mata menganak sungai Marissa perlahan mendekati Aira yang kini tengah berada dalam pelukan Hendra, suaminya. "Kamu aman Sayang, tenanglah!" Bisik Hendra sembari menghujani kecupan di puncak kepala Aira. Aira mengangkat wajahn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN