Anton berdiri di antara kamar rawat inap Aira dan Deanova. Hatinya tiba-tiba gelisah saat membayangkan wajah Devina yang menyambutnya di kamar tersebut. Setelah Anton melakukan transfusi darah untuk Deanova kemarin Anton sengaja tidak datang ke rumah sakit lagi. Ia bingung dengan jantungnya yang tiba-tiba bermasalah setiap kali bertemu Devina sejak pertemuannya kembali kemarin di rumah sakit. Anton mencoba menghempas perasaan asing pada gadis yang menurutnya sangat menyebalkan itu. Seorang pria matang yang berprofesi seorang dosen mana mungkin bisa jatuh cinta pada gadis ingusan seperti Devina. Jauh berbeda dengan istri idamannya selama ini, Anton mendambakan wanita sholihah yang bisa menjaga aurat dan tingkah laku serta bersifat dewasa, bukan gadis pecicilan dengan pakaian minim kurang ba

