Chapter 35

1866 Kata

Keesokan harinya Aira menjalani pemeriksaan oleh dr. Miranda, dokter psikiater yang direkomendasikan langsung oleh dr. Rafael, dokter psikiater yang selama ini menangani Arfan hingga ia dinyatakan sembuh. Saat dilakukan wawancara Aira terlihat gelisah, Aira tidak menceritakan secara gamblang dengan peristiwa yang dialaminya. Bahkan Aira terbata hanya untuk menyebutkan nama Bryan setelah itu ia akan menangis jika ditanyakan apa yang telah dilakukan Bryan padanya. Setelah memeriksa Aira dr. Miranda meminta perwakilan dari keluarga Aira agar mengikuti ke ruangannya guna menjelaskan seberapa berat tingkat traumatik yang dialami oleh Aira. "Mari silahkan duduk," ucap dr. Miranda ramah mempersilakan Hendra dan Ardan untuk duduk saat mereka sudah berada di dalam ruangan dr. Miranda. "Terima k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN