Memasuki trimester ketiga Aira mulai mudah lelah ditambah lagi ia sedang dalam masa skripsi yang tentu saja sangat menguras pikiran serta fisiknya. Untung Aisya dan Layla bersedia membantu jika Aira membutuhkan apa pun, entah buku referensi atau pun yang lain. Gita sendiri menawarkan diri akan membantu Aira sebisa mungkin sembari menunggu semesternya dimulai. Karena paksaan ketiga sahabatnya akhirnya Gita mau menerima tawaran beasiswa dari keluarga Alfarizi. Sebenarnya semua anak panti selalu mendapatkan kesempatan untuk memperoleh beasiswa hingga ke jenjang kuliah, hanya saja saat itu Gita belum siap dan lebih memilih menjadi manajer Aira, selain karena memperoleh gaji yang lumayan, ia ingin memberikan kesempatan kepada anak panti yang lain. Ia juga ingin hidup mandiri dengan memenuhi se

