Chapter 47

1310 Kata

Dengan gelisah Deanove menunggu Aira kembali, "sejak kapan gue jadi penakut gini ya? Menghadapi penjahat aja gue nggak pernah takut masak sama istri sendiri gue keder gini," gerutu hati Deanova seraya mengusap keringat di keningnya yang tiba-tiba bergulir saat melihat Aira datang bersama Layla. "Yang," ucap Deanova seraya menatap Aira dengan tatapan yang tak bisa diartikan Aira. Deanova harus menelan rasa kecewa karena kini justru Arfan yang duduk di sebelahnya bertukar kursi dengan Aira. "Bikin ulah apa loe sampai wajah bini loe kek macan mau beranak gitu?" Bisik Arfan sembari menatap Aira yang tak mengacuhkan Deanova. "Berisik loe!" Balas Deanova singkat lalu mengajak Arfan bertukar kursi dan tentu saja Arfan segera menolak karena tatapan tajam Layla yang memberinya kode. Kode yang t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN