Bab 238

2050 Kata

Alvano menatap gelang berwarna peach di tangannya, gelang yang sengaja dibawa ke puncak. Gelang itu begitu sederhana namun elegan, dengan ukiran halus di tengah yang memperlihatkan nama mereka berdua: Clara dan Alvano. Setiap kali ia menatapnya, hatinya berdegup kencang, membayangkan ekspresi Clara saat menerima hadiah kecil namun begitu berarti itu. Ia ingin momen ini sempurna, bukan hanya untuk Clara, tetapi juga untuk menegaskan bahwa Clara adalah miliknya, satu-satunya yang ia cintai dan lindungi. Clara sedang duduk di ayunan bambu, menatap pemandangan hijau di depan mereka dengan mata berbinar. Ia tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Alvano. Tiba-tiba, Alvano mendekat, menepuk bahu Clara lembut. “Ci, ada sesuatu untukmu,” katanya sambil menyingkap gelang dari saku jaketnya. Clara m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN