Rania langsung meraba pipinya, saat Sherly tiba-tiba saja menamparnya dengan kuat. "Wanita sialan!! Aku pasti akan membunuhmu, berani-beraninya kamu tinggal bersama dengan suamiku. Kau benar-benar jalang!!." Tidak hanya menampar, Sherly juga segera menarik rambut Rania dan menjambaknya. Menyudutkan wanita itu hingga jatuh tersungkur ke lantai. "Rania!! Apa yang kalian lakukan padanya?." Bibi Ratih langsung datang dan berteriak dengan kencang saat melihat Rania sudah berada di lantai dalam kondisi berantakan. "Hoh!! Rupanya kamu masih bekerja di sini bibir Ratih, Aku sungguh tidak menyangka. Tapi baguslah, setidaknya kamu tahu siapa aku. Dan kenapa aku melakukan semua ini kepada wanita pelac**r seperti dia, Karena dia sudah menggoda suamiku." Sherly bertolak pinggang sambil menatap

