"Ah!! Terima kasih atas kerjasama anda pak Kainan." Robert mengulurkan tangan pada Kai setelah kepengurusan aset milik Rania telah selesai. "Sama-sama! Hanya itu yang bisa saya lakukan untuk istri saya yang saat ini entah di mana." Jawab Kai menatap wajah Robert, pria paruh baya itu sangat pandai menyembunyikan mimik wajahnya. Sehingga Kai tidak bisa membacanya. Pembawaan Robert memang sangat tenang sehingga sulit untuk ditebak. "Sepertinya Anda sangat mencintai Rania! Dia sungguh beruntung karena memiliki suami seperti anda." Robert berbicara sambil bertatapan langsung dengan Kai yang tak henti menatapnya. "Sayalah yang sangat beruntung karena memiliki istri seperti dia, sayangnya telah terjadi kesalahpahaman di antara kami. Sehingga dia pergi tanpa meninggalkan jejak. Padahal say

