Mata Rania langsung terbelalak saat melihat pria yang mengganggunya tadi sudah terlempar di sisi jalan, setelah mendapatkan beberapa pukulan dari seseorang yang datang. "Ampun! Ampuni saya!." Pria itu langsung meminta ampun kepada pria yang baru datang, pria tampan yang segera membenahi jasnya. "Awas kalau Saya melihat wajahmu lagi di sekitar sini!." Pria itu segera memberikan perkataan bernada ancaman, dan pria tadi bergegas berlari meninggalkan tempat itu dengan menyeret tubuhnya. "Kamu tidak apa-apa?." Rupanya pria itu adalah Michael, dia bergerak mendekati Rania. "Saya tidak apa-apa Pak! Terima kasih atas pertolongannya! Saya permisi dulu!." Rania hendak berlalu, namun Michael segera menghalanginya. "Saya akan mengantarmu pulang!." Seru pria berwajah dingin itu. "Tidak p

