Nyonya Atmaja terjungkang seketika saat Diana memukul dan menamparnya. Bahkan menendangnya. Telfon rumah terlempar seketika, Siska dan Diana terlihat sangat puas melihat penderitaannya. "Diana!!! Dia harus menyingkir dari rumah ini jika rencanamu ingin berhasil, kita hanya bisa menguasai semuanya, Jika dia sudah tidak ada." Siska segera berkata, memprovokasi Diana. Dan wanita itu pun bergerak cepat menghampiri mertuanya. "Maaf Mama mertua yang terhormat, menantu barumu ini tidak bisa bersikap lembut, juga tidak bisa memberikan kasih sayang. Karena, semua yang ada di keluarga ini harus menjadi milikku. Dan kau adalah satu-satunya penghalang!!." Diana kembali meraih dagu Nyonya Atmaja, dijepitnya dengan kuat hingga, membuat wanita paruh baya itu mendongak. "Menantu sialan!! Sudah ben

