bc

Aviera

book_age16+
3
IKUTI
1K
BACA
others
family
badgirl
brave
drama
comedy
bxg
superpower
supernatural
like
intro-logo
Uraian

Aviera, gadis cantik dengan kepintaran yang tidak bisa diremehkan menutupi tentang kehidupannya dari semua orang. Menutupi tentang siapa dirinya karena trauma masa lalu.

chap-preview
Pratinjau gratis
Pertemuan dan Janji
       Saat berjalan di taman dekat rumahnya, aviera memutuskan untuk duduk di dekat sekumpulan bunga mawar biru. Tak lama aviera merasa ada yang menyapanya "hai, bolehkah aku duduk di samping mu ?" seorang anak seusia aviera menyapanya. "Ya, duduklah di sebelah ku" aviera menjawab dengan acuh. "Apa kau sering kesini? oh ya, perkenalkan aku wisteria panggil saja aku ria. Nama mu siapa?" ya, gadis itu masih saja terus bertanya dan mengajak aviera berkenalan. "Aku aviera panggil saja vier, iya aku sering kesini. Apa kau sendirian tidak bergabung bersama teman mu yang lain? dan tunggu dulu nama mu seperti nama bunga langka" aviera sedikit tertarik karena merasa ria adalah orang yang ceria dan bisa menjadi temannya. "Iya, nama ku memang nama bunga langka vier. Soal itu, aku tidak memiliki teman karena mereka menjauhi ku" wisteria menjawab dengan wajah yang sulit di artikan sambil memandang langit sore yang begitu indah. Aviera merasakan apa yang ira rasakan. Tidak memiliki teman dan hanya hidup bersama keluarganya. “Kau boleh menjadi teman ku. Ku harap kita bisa menjadi sahabat ira” sambil tersenyum . “Terimakasih sudah mau berteman dengan ku vier” membalas senyum aviera sambil memeluk teman barunya. “Ria, kenapa kau tidak memiliki teman selain aku?” aviera penasaran dengan alasan kenapa wisteria tidak memiliki teman padahal ia sangat cantik dan juga ceria. “Mereka mengatakan aku vampir yang tidak berguna karena memiliki setengah darah manusia, apa kau tidak takut vier mengetahui kalau aku vampir?” wisteria bertanya kenapa aviera tidak takut kepadanya dan terlihat biasa saja saat ia menyebutkan bahwa dirinya adalah vampir.     Lagi lagi aviera tersenyum mendengar kenapa dirinya tidak takut dengan bangsa vampir. “Kau tau ria, bangsa ku dan bangsa mu hidup berdampingan. Aku senang memiliki sahabat dari kaum vampir. Bagaimana dengan orang tua mu, apa kau tidak akan dicari oleh mereka?” “Kau adalah manusia yang cukup pemberani dan vier, untuk itu aku tidak akan di cari karena mereka sudah tenang di atas sana” wisteria tersenyum sambil melihat ke langit sore. “Kalau begitu kau tinggal di rumah ku saja. Aku akan memberitahu ibu ku kalau sahabat ku ini akan menjadi saudara ku”     Wisteria shock mendengar aviera memintanya tinggal di rumahnya dan menjadi saudaranya. “Sudah lah ira simpan saja wajah jelek mu ketika kaget itu. Lebih baik kita ke rumah ku sekarang, ayo” “Baiklah kau menang vier” sambil mengembungkan kedua pipi nya karena kesal di katakan jelek oleh sahabatnya. “I AM HOMEEEEE (aku pulang)” seperti biasa aviera selalu berteriak ketika pulang kerumah. “Hey, don’t shout vier! Who is this vier? (hei, jangan berteriak! Ini siapa vier?)” ibunya aviera bertanya sambil tersenyum kepada wisteria. “Hi, aunty. I’m wisteria you can call me ira, I’m aviera friend (hallo, tante. Saya wisteria temannya aviera)” wisteria memperkenalkan dirinya daripada harus mendengar sahabatnya ini kembali mengeluarkan suara cemprengnya. “Mom, ira will stay here because her doesn’t have anyone else of family. Can her stay here being my sister mom? (bu, ira sudah tidak memiliki siapa siapa lagi. Bisa kah ira tinggal disini dan menjadi saudara ku)” tanya aviera kepada ibunya. “Sure, now you must call me mom same like vier call me okay. (tentu, sekarang kau harus memanggil ku ibu sama seperti vier memanggil ku ibu)” “Mom?” sambil memeluk ibu dan aviera karena senang kini ia sudah memiliki keluarga baru.     Aviera lalu mengajak wisteria ke kamarnya di lantai dua. “Ira, sini duduk di sebelah ku” aviera menepuk kasur di sebelah tempatnya duduk menyuruh wisteria duduk. “Vier, aku mendengar ada yang datang, tapiii” wisteria memiliki pendengaran yang tajam karena ia adalah vampir. “Sudah lah ira paling ayah yang pulang. Ayok ira kita temui ayah di bawah”     Sesampainya di bawah aviera melihat ibunya terduduk di lantai dengan pandangan kosong. “Ada apa bu, ayah kemana?” aviera bertanya karena tidak mendapatkan jawaban dan aviera kaget saat melihat ayahnya sudah tak bernyawa dengan pisau tertancap di jantungnya dan di tembok rumah mereka tertulis “NYAWA DI BALAS NYAWA DAN DIA SUDAH MEMBAYAR DENGAN NYAWANYA”.     Ira pun sudah tau siapa pelakunya, dan memeluk aviera dan ibu “bu, tunggu ira sudah dewasa akan ira balas semua penderitaan yang ibu dan aviera rasakan” ia berucap dalam hati.     Setelah proses pemakaman berlangsung, wisteria menarik tangan aviera untuk berbicara. “Kenapa ra? Ada apa sampai menarik ku begini” aviera bingung kenapa wisteria menarik tangannya. “Vier, berjanjilah kepada ku saat kita sudah dewasa nanti kita harus membalas semua perbuatan yang sudah dilakukan oleh orang yang menyakiti keluarga kita” “Aku berjanji dan tidak ku biarkan siapapun menyentuh keluarga kita” aviera menjawab dengan tenang tetapi terselip nada kebencian.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
50.8K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
26.4K
bc

AKU DAN JIN CANTIK

read
4.5K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
197.1K
bc

Kali kedua

read
223.4K
bc

TERNODA

read
205.0K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
238.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook