Keadaan perekonomianku semakin memburuk . Entah sudah ada berapa kelompok arisan yang aku ikuti . Warung tempatku mencari rezeki juga mengalami penurunan penjualan drastis .
Kadang untuk uang saku anak - anakku aku tak berhasil memperolehnya . Apalagi s*s* si kecil yang sekarang sudah tak pernah mampu lagi terbeli .
Ada sesak dalam hati ketika anakku yang paling kecil merengek meminta untuk dibuatkan s*s* .
Aku tak pernah berhenti memperjuangkan kebahagian buah hatiku .
Tapi sepertinya memang semesta sedang tidak berpihak pada hidupku . Mungkin Tuhan membenci apa yang sedang aku jalani saat ini .
Aku sadar arisan sosialita ini menjerat orang - orang tak berada sepertiku . Yang semakin aku masuk kedalamnya semakin aku menggali lubang hutang semakin dalam .
6 Bulan berjalan tapi aku sudah terjebak dalam nominal hutang 20 juta . Ahh sungguh diluar dugaan .
Dengan berjalannya arisan sosialita ini hidupku semakin tak karuan .
Suamiku menyalahkan aku atas semua yang terjadi sekarang dalam hidupku . Ahh TUHAN tak bisakah sedikit saja dia intropeksi atas apa yang terjadi sekarang adalah salah satu andil dari perlakuaanya yang tak pernah memperjuangkan hidupku dan anak - anakku .
Pernah terbesit dalam pikiranku untuk bekerja keluar negri menjadi TkW . Tapi ketika aku membicarakan ini semua dengan anak - anakku . Justru mental mereka yang terluka .
" anakku pertamaku bilang terus gimana nantinya bu kalau aku dan adik - adik tanpa ibu . "
" Ada bapak kalian dirumah nak . Sementara waktu kalian bisa dengan bapak ke sekolahnya . "
" Apa bapak peduli bu dengan sekolah kami ? Bukankah selama ini bapak tak pernah mau untuk sekedar mengantar kami ke sekolah . "
Ternyata semembekas itu perlakuan suamiku untuk anak - anakku .
Aku membatalkan niatku untuk pergi karna tempatku adalah disamping anak - anakku .
Mungkin aku harus berdoa dan bekerja lebih keras lagi agar semua ini segera berlalu .
Ini ujianku . Dengan semua yang terjadi aku harus belajar banyak hal . Dan semua yang terlihat baik dan mudah didepan tersimpan banyak rintangan didalamnya.
Aku harus segera bangkit mesti saat ini semesta sedang tak berpihak padaku . Aku yakin ini hanya sementara aku tak boleh menyerah begitu saja . Karna ada hidup 3 anak kecil yang harus tetap berlanjut . Aku harus baik - baik saja kalau ingin anakku juga baik - baik saja .