Dia yang gilak

728 Kata
"kebetulan banget Kita ketemu Di sini" Kata orang gilak Yang tadi marah Karena tangan nya Aku geplak, sekarang dia uda nyosor buat cipikacipiki. Aku hanya tersenyum Samar " Kalo tau kalian disini juga, tadi Lu bisa bareng Gua mill" "dih ogah banget Gua jadi obat nyamuk" jawab Milly Aku berdiri Dan cipikacipiki Dan memeluk Cewek Yang bareng orang gilak itu "haii vi, apa kabar?" tanyaku basa basi "baik sha, gimana kabar Sammy?" Tanya viona "baik, always baik Makin ajaib aja dia" jawab Ku sambil tertawa hambar "uda sonoh Lu, ganggu orang Aja" usir Milly axel melotot "gila seumur-umur gua baru denger sekertaris ngusir Bos nya" decak axel tak terima " sorry yaa Kalo Di Kantor Lu emang bos gue, tapi Kalo Di luar Lu itu cuma murid gue" kelakar Milly ketika axel ingin mendebat Milly, tangan nya sudah Di tarik manja viona "babe uda dong, kasian Milly lagi fokus makan, ya uda mill, sha Aku Sama axel duluan ya" pamit nya kulihat viona bergelayut manja Di lengan axel Dan mereka masuk ke ruangan Viv yg Ada Di bagian Dalam Caffe. Aku menghela nafas "Lu emang bilang Yang ke axel Kalo Kita bakal ketemu?" "Ngga dia cuma Tanya doang langsung balik apa kagak, ya Gue bilang Aja mau nyari makan dulu" Aku memutar Mata jengah mendengar pembelaan Milly, seperti tidak tau saja Aku Kalo sebenernya Milly itu Di suap oh bukan Di paksa dengan berbagai Cara agar bisa bertemu dengan Ku, heiii tapi kenapa viona harus juga ikut? Kan Makin kesel jadinya. Sudah satu minggu ini Aku menghindari axel, entah lah rasanya Aku sudah mulai lelah, tapi dengan seenak jidat Milly malah ember. Axel POV Sudah Satu minggu ini shabilla susah Di hubungi, Di tlfn jarang banget Di angkat, watsap pun Sama, Di samperin ke Resto nya selalu bilang lagi gak Ada Di tempat, akses ketemu Sammy pun benar2 Di tutup total, Aku Makin uring-uringan gak tau apa Kalo Aku itu kangen pake banget Sama dia, Aku sampe Ngga fokus kerja sering marah-marah sama Milly. Sampai akhirnya sore ini Aku bisa mendesak Milly untuk ketemuan Sama Shakubill ku tercinta, Dan diam-diam aku juga Akan kesana ketempat mereka janjian Dan seolah-olah kebetulan, hanya saja semesta tidak mendukung, tiba-tiba Viona datang dan ingin makan Malam bersama, oh Ayolah bahkan matahari saja belum tergelincir tapi dia sudah ingin makan Malam. Dan dengan sangat terpaksa akhirnya viona ikut juga, lihat lah shabill begitu terlihat natural Di hadapan viona seolah-olah Di antara Kita berdua tidak terjadi hubungan apa-apa, sungguh shabill harus nya ikutan casting untuk jadi aktris, Karena acting nya sangat bagus. yaa kalian boleh menghakimi Ku, Karena Aku mempunyai perasaan pada dua wanita sekaligu, shabilla Dan viona. "babe kamu sedang tidak enak badan?" pertanyaan viona mengembalikan kesadaran Ku "arghh yaa Aku sedikit pusing, akhir-akhir ini kerjaan numpuk" ujarku sambil memijat pelipis "Kan Aku bilang juga apa, kamu itu kerja jangan Di forsir kasian tubuh Sama fikiran kamu, mending nanti weekend Kita kebali ya, sekalian hadirin acara Tante Salma sambil liburan tipis-tipis yaa" pinta viona panjang lebar, jangan lupakan puppy eyes nya, sungguh menggemas Kan Aku mengangguk sambil mengecup punggung tangan nya "baiklah sweety atur semua nya, Aku Akan kosongkan jadwal Ku, Kita berangkat jumat sore ya" Viona tersenyum cerah "makasih babe, love you" Aku hanya tersenyum melihat tingkah nya, arghh boleh kah Aku serakah? tetap memiliki Viona tapi shabill terus Ada Di samping Ku. ya Aku memang bastard kalian Yang menghujatku Karena kalian tidak pernah berada Di posisi Ku, Aku Yang menyukai shabilla sejak dulu tidak pernah Berani menyatakan perasaan Ku, lalu dia sempat menghilang selama tiga tahun, setelah lulus SMA. Entah kemana dia selama itu,Ku fikir dia kuliah Di luar Kota ternyata dia pulang membawa bayik berumur 1 tahun, Saat itu aku sangat marah, marah pada keadaan kenapa aku tidak bisa menjaga shabilla, Dan Saat itu aku sedang menjalin hubungan dengan Bella, tapi entah kenapa perasaan Aku pada shabilla tetap Masih Ada malah Makin bertambah entah itu Karena Aku merasa kasihan terhadap shabilla Karena Di umur nya Yang masih muda sudah menjadi Ibu, Dan mulai Saat itu aku melabelkan panggilan Daddy kepada Sammy, anak Shabilla. Viona datang Di Saat Aku telah bertunangan dengan Bella, Aku dan Bella sempat bertunangan selama dua tahun, tapi akhirnya kandas Karena waktu itu aku ketahuan tidur bareng Viona, daan yaah sampai sekarang Viona Masih setia di sampingku, Dan Bella telah bahagia dengan suami Dan keluarga kecil nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN