“Hai!!, kesayangan aku” sapa Acha riang setelah pemotretan selesai dan dia berdua Tristan sudah ganti baju. Si bujang keceh tetap aja ngintilin. Dan ikutan tertawa waktu Acha menciumi pipi mama papanya. “Cayang aku, cayang aku, cayang aku” rapal Acha dan papanya tertawa seperti mamanya. Aku ikutan tertawa, udah perawan tetap aja manja pada mama dan papanya. “Senior, salim dong sama papa mama aku, ini bukan Amrik yang cukup nyapa nama” omel Acha. Aku mengerutkan dahiku karena tauku namanya Tristan. “Kok senior Cha?” suamiku mewakiliku bertanya. Acha tertawa waktu melirik Tristan yang selesai cium tangan pada mama dan papanya. “Anak tante Keket, Tristan juga, dan di Amrik sana, jadi manggilnya junior sama anak bontot tante Keket, senior sama Tristan bujang” jelas Acha. Tristan terta

