Benar orang bilang, rindu itu berat. Walaupun sudah mendapati suamiku pulang dengan selamat sampai Padang, sudah pelukan, lalu dia pamit mandi. Aku masih merasa perlu banget menontonnya pakai baju di kamar. Tapi tetap takut melihat si Dodo. Bagusnya dia pakai bokser masih pakai handuk. Aku udah memejamkan mataku takut syok. Aku memang sudah pegang si Dodo, mau dalam kondisi lemes atau bangun setelah aku urut, tetap aja belum bisa menebak seberapa amazing si Dodo. Ini omongan apa sih?. Hahaha. “Gendong!!!” rengekku begitu suamiku selesai pakai baju. Dia tertawa lalu menurut menggendongku ke meja makan. Bukan aku aja yang kangen, si Eno juga kangen sama papa angkatnya. Begitu aku siapkan suamiku makan, dia sudah mengejar suamiku minta di sayang juga. Suamiku tertawa. “Mentang mentang nama

