BAB 18

1175 Kata

Sore harinya Anggana menyempatkan diri untuk menemui Kara yang sedang berlatih. Dia berlari mendekat saat melihat wajah Kara yang tersenyum ke arahnya. Laki-laki itu terlihat sedang berlatih pedang dengan perisai kuat yang berada di tangan kirinya. “Kamu Prajurit baru tetapi bukannya berlatih malah keluyuran,” ucap Kara dengan segala kedewasaannya. Sebagai lelaki yang bertanggung jawab laki-laki itu terus berlatih agar Kalingga Danuwara tidak mengalami kekalahan. Agar ekspansi tanah semakin luas dan Kalingga Danuwara semakin kaya. “Kamu baru saja bertemu denganku kenapa sudah sewot seperti perempuan. Kamu semakin hari sama seperti Bala. Kaya banci,” ucap Anggana. “Apa itu banci?” tanya Kara. “Seorang laki-laki yang bertingkah menyerupai perempuan. Apakah pada jaman ini sudah ada?” “Ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN