BAB 47 - Pernikahan

1262 Kata

Waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya pun tiba. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Anggana mempersiapkan pernikahan, seperti yang dia janjikan sebelumnya kepada Padmana. Dia akan menikahi Pramesti minggu depan, yaitu hari ini. Laki-laki itu sudah mengenakan jas lengkap dengan penghulu yang berada di hadapannya. “Mas Gana, anak ibu sangat tampan. Sama seperti ayahanda.” Denayu mendekati Anggana yang sedang bersiap. Wanita itu sudah berdandan cantik mengenakan kebaya yang membalut tubuhnya yang masih ramping. “Benarkah begitu, Ibu?” “Tentu saja, kalian berdua adalah laki-laki kebanggaan Ibu,” ucap Denayu. Wanita itu mendekatkan tubuhnya, lalu membenahi dasi yang di pakai Anggana. Anaknya itu sudah dewasa, tetapi selalu tidak pernah rapi jika berurusan dengan dasi. “Mulai saat kata ‘s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN